Cara Tepat Menanam Cabe Rawit Hasil Melimpah [Gambar & Video]

Menanam Cabe Rawit – Cabe rawit adalah tanaman yang memiliki daya jual tinggi dan di gemari banyak orang. Hal ini, di picu karena cabe ini memiliki aroma dan rasa pedas yang khas.

Dengan tingginya harga jual cabe ini, tentunya memiliki nilai lebih di masyarakat. Karena itu, tidak heran kalau cabe ini menjadi salah satu sasaran utama para petani sayuran. Semakin hari, para petani semakin menyempurnakan teknik menanamnya.

Nah, di artikel kali ini saya akan memaparkan tentang tatacara budidaya cabe rawit supaya anda bisa mendapat hasil yang maksimal.

Persiapan Menanam Cabe Rawit

Hal yang paling utama dalam cara menanam cabe rawit adalah persiapan. Kenapa persiapan? Karena, kalau anda tidak mempersiapkan segala sesuatu nya sebelum anda menjalankan sebuah rencana. Saya jamin anda bakalan kewalahan.

Untuk itu, supaya menanggulangi terjadinya hal tadi di perlukan adanya persiapan gan.

Nah berikut yang mesti anda persiapkan dalam menanam cabe rawit:

Modal Pembuatan dan Pemeliharaan Kebun

Didalam menanam cabe rawit anda harus menyiapkan modal
pixabay.com

Menurut saya, hampir di semua kegiatan yang nantinya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan pasti memerlukan modal. Baik modalnya kecil atau pun besar yang penting menjadi penunjang tercapainya tujuan itu. Di dalam menanam Cabe Rawit juga harus ada modalnya gan.

Di sini, saya tidak memaksa anda untuk mempercayai pendapat saya tadi. Karena, banyak orang yang sukses dalam bidang ini tanpa memerlukan modal materi.

Mungkin anda akan bertanya-tanya:

Lalu apa yang mereka pake untuk bisa mendapatkan kesuksesan tanpa modal materi?

Jawabannya adalah modal rajin dan ketekunan.

Emangnya bisa?

Yaa bisa-bisa aja, asal rajin dan tekun modal materi pasti datang sendiri. Itu jawabannya.

Apa saja modal yang harus di persiapkan sebelum memulai penanaman cabe rawit?

Yang harus di persiapkan adalah:

  • Modal materi (bagi anda yang ingin memaksimalkan penanaman)
  • Modal ilmu (ini hal yang paling penting)
  • Harus punya guru yang sudah sukses dalam hal ini (tapi, di sini anda bisa mendapatkan panduan yang anda butuhkan secara lengkap)
  • Persiapan lahan
  • Kesiapan menghadapi resiko dalam masa penanaman

Lahan untuk Menanam Cabe Rawit

Untuk lahan yang di gunakan sebagai tempat menanam Cabe Rawit sebaiknya juga anda perhatikan. Baik dari segi pH tanah, lokasi, dan kesuburan nya. Nah, untuk lebih jelasnya coba anda perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan tanah yang memiliki pH netral
  • Buatlah lokasi perkebunan anda yang dekat dengan pemukiman warga
  • Usahakan untuk membuat perkebunan di daerah yang jauh dengan jalan raya
  • Lahan yang anda gunakan bisa berupa pesawahan ataupun bekas hutan
  • Jika unsur pH tanah kurang anda bisa menambah tanah pertanian anda dengan kapur

Pengenalan lingkungan yang cocok

Selain itu, untuk mendapatkan kualitas perkebunan yang bagus anda juga harus bisa menyesuaikan tempat yang di butuhkan tanaman cabe anda. Karena, di dalam menanam Cabe Rawit ini hal paling pokok.

Karena, jika anda salah dalam pengenalan lingkungan sebelum memulai akan berakibat fatal.

Misal nya seperti yang saya alami, waktu itu saya mencoba membuat kebun cabe yang kapasitas nya hanya 300 pohon. Jika di lihat dari segi jumlah itu sangatlah sedikit. Di tambah waktu itu saya merawatnya semaksimal mungkin.

Tapi, di sana saya gagal mendapatkan kualitas tanaman yang maksimal.

Jangankan kualitas cabe bagus atau hasil panen yang melimpah, pohon cabe nya aja udah mati duluan sebelum sempat berbuah.

Nah, dari pengalaman itu saya mengambil kesimpulan bahwa pengenalan lingkungan yang akan kita targetkan sebagai tempat menanam cabe sangatlah penting.

Pembuatan Kebun untuk Menanam Cabe Rawit

Setelah anda lulus menentukan lokasi tanah calon kebun anda, saatnya masuk proses selanjutnya, yaitu pembuatan kebun.

Teknik pembuatan kebun dan ketepatan dalam membuat ukuran kebun yang tepat menjadi hal yang paling utama dalam menanam cabe rawit.

Di dalam teknik penanaman, setidaknya ada tiga cara yang bisa di praktek kan.

Di antaranya yaitu:

Kebun Cabe Rawit Menggunakan Mulsa

Untuk gambaran lihat di bawah :

kebun dengan mulsa
Penggunaan mulsa pada kebun cabe

Pembuatan kebun yang pertama adalah dengan menggunakan metode Mulsa, atau penggunaan Mulsa sebagai penutup tanah kebun.

Manfaat dari penggunaan plastik mulasa adalah sebagai berikut:

  • Lebih tahan dari rumput pengganggu tanaman
  • Menghemat penggunaan air pada kebun
  • Bisa memperlambat habisnya  unsur hara pada tanah
  • Mempercepat pertumbuhan akar
  • Meningkatnya hasil panen
  • Lebih cepat menuju masa panen
  • Meminimalisir penguapan air
  • Pantukan cahaya dari plastik Mulsa dapat mengurangi adanya hama bawah daun
  • Menghemat penggunaan pupuk

Tapi, di dalam penggunaan Mulsa banyak kekurangan yang harus anda perhatikan. Karena itu, di dalam penggunaan Mulsa ada satu kondisi di mana dalam kondisi itu akan merusak tanaman jika anda menggunakan Mulsa.

Nah, hal ini menjadi bagian yang tak kalah penting untuk anda perhatikan.

Di antaranya yaitu :

  • Biaya modal lebih besar
  • Di musim panas penggunaan Mulsa dapat mempersingkat masa tumbuh tanaman
  • Bisa menyebabkan pembusukan akar jika penggunaan air terlalu sering
  • Tingginya resiko kebakaran

Kebun Cabe Rawit di tutup Menggunakan Jerami

Untuk gambaran lihat di bawah :

kebun jerami
Penggunaan jerami pada kebun cabe

Dari gambar di atas, kita bisa melihat bahwa selain menggunakan mulsa, penutupan tanah yang di tanami juga ada yang menggunakan jerami. Penggunaan ini lebih ke pemanfaatan organik.

Hal ini, juga pernah saya alami saat berkebun cabe dan mendapat masalah kekurangan air. Saat itu saya kebingungan mencari sumber air untuk melanjutkan masa tumbuhnya tanaman cabe milik saya.

Setelah tanaman cabe saya daun nya menguning, saya mencoba iseng-iseng menaruh jerami di antara tanaman cabe saya. Awalnya saya menyangka itu hanya biasa saja. tapi, setelah berjalan beberapa minggu tanaman cabe yang mulai menguning kembali hijau.

Setelah saat itu saya menyimpulkan bahwa penggunaan jerami pada tanaman cabe sangat bagus. Karena kejadian itu, banyak orang yang meniru kegiatan itu dan hasilnya sangat menakjupkan.

Nah, untuk itu jika jerami juga bisa anda gunakan sebagai pengganti Mulsa dan ini juga bisa di gunakan sebagai cara penghemat modal.

Untuk lebih jelasnya berikut manfaat-manfaat dari penggunaan jerami pada tanaman cabe.

Di antarnya yaitu :

  • Dapat menghemat penggunaan air
  • Bisa menambah pupuk tanaman setelah jerami membusuk dan berubah menjadi kompos
  • Kesuburan tanah meningkat
  • Memperlambat tumbuhnya rumput pengganggu tanaman
  • Yang paling pokok hemat biaya
  • Suhu tanah lebih normal
  • Kualitas tanaman akan lebih bagus

Kebun Cabe Rawit Tanpa menggunakan Mulsa

Untuk gambaran lihat di bawah :

kebun tanpa mulsa
Kebun Cabe Rawit Hemat

Dari gambar di atas, kita bisa melihat bahwa ada juga cara pembuatan kebun dengan tanpa menggunakan mulsa. Baik jerami maupun mulsa plastik. Pembuatan kebun seperti ini pastinya sangat menghemat biaya yang di keluarkan.

Yang menjadi masalah dalam penggunaan kebun seperti ini lumayan banyak. Tapi manfaatnya juga ada.

Manfaat yang terkandung dalam penggunaan kebun tanpa Mulsa hanya sedikit.

Di antaranya yaitu :

  • Umur tanaman lebih lama
  • Menghemat biaya
  • Kondisi tanaman lebih alami

Selain itu, ada juga kekurangan-kekurangan menggunakan kebun tanpa Mulsa.

Di antaranya yaitu :

  • Tanaman rumput pengganggu lebih cepat tumbuh
  • Penggunaan pupuk lebih boros
  • Air lebih cepat habis
  • Suhu tanah kurang normal
  • Peluang terkena hama besar

Selain kekurangan-kekurangan di atas, masih banyak lagi yang bisa terjadi karena penggunaan kebun dengan model ini.

Solusi dalam Pembuatan Kebun Untuk Menanam Cabe Rawit

Untuk anda yang tidak memiliki modal banyak bisa menggunakan model kebun yang sesuai dengan kemampuan kantong anda. Sedangkan bagi anda yang memiliki biaya lebih bisa menggunakan yang sesuai dan menurut anda bisa di pakai.

Selain itu, Anda bisa memulai usaha dengan menanam cabe dari hal terkecil dulu. Misal anda menanam di pekarangan rumah, semakin lama semakin meningkat.

Persiapan Bibit Sebelum Menanam

Setelah kebun telah siap waktunya penebaran bibit. Penebaran bibit di lakukan untuk mempersiapkan bibit yang rentan terhadap hama supaya kuat. Karena, kalau anda menanam benih secara langsung akan mengakibatkan kurangnya ketahanan bibit tersebut.

Untuk bisa menghasilkan bibit yang maksimal anda harus memperhatikan biji cabe se detail mungkin. Caranya dengan melakukan pengecekan di masa-masa tumbuh calon bibit.

Nah, untuk itu coba perhatikan hal-hal berikut:

Tentukan Jenis Bibit yang Akan di Gunakan       

Menentukan jenis bibit adalah salah satu faktor penting dalam persiapan bibit. Karena, dengan menggunakan bibit tertentu anda bisa lebih mengetahui karakter dari tumbuhan cabe anda nantinya.

Untuk itu, tentukan bibit yang menurut anda bagus dan cocok di daerah yang anda gunakan.

Di dalam bibit secara umum terbagi dua bagian yaitu bibit lokal dan bibit buatan.

Kalau di tinjau dari kualitas, bibit buatan lebih unggul di banding bibit lokal. Ini tergantung selera snda mau pilih yang mana. Biasanya bibit buatan hanya bisa di gunakan untuk satu kali penanaman. Sedangkan bibit lokal bisa di turunkan menjadi beberapa kali penanaman.

Tapi, di dalam penggunaan bibit saya lebih memilih menggunakan bibit buatan. Karena, dalam menggunakan bibit ini lebih mudah dan tidak rumit, hanya tinggal tebas aja.

Pilih Bibit yang Bagus untuk Menanam Cabe Rawit

Baik bibit lokal maupun bibit buatan tidak ada masalah, yang penting bibit nya bagus. Untuk itu pilih bibit yang berkualitas dan bisa menghasilkan.

Untuk bisa menentukan bagus tidaknya bibit coba perhatikan hal-hal di bawah.

Di antaranya yaitu :

  • Jangan menggunakan biji cabe yang sudah ada bercak hitam
  • Untuk lebih bagus rendam biji beberapa jam dan buanglah biji yang mengambang
  • Jangan menggunakan biji yang sudah kadaluarsa

Penyemaian Bibit

Setelah anda rasa bibit yang anda pilih merupakan bibit yang bagus, saatnya penyemaian. Dalam penyemaian ada beberapa metode yang bisa di gunakan.

Di antaranya yaitu :

  • Penyemaian dengan menanam langsung di atas tanah yang terpisah dengan kebun
  • Penyemaian degan menggunakan bak-bak kecil dari kayu
  • Penyemaian dengan menggunakan lumpur yang di angkat dari dalam empang
  • Penyemaian dengan menggunakan polybag

Berikut gambarnya :

Penyemaian tanpa polybag
Salah satu metode Penyemaian

 

Penyemaian bibit di dalam kotak kayu
Penyemaian Bibit
Penyemaian bibit dengan polybag
Penyemaian Polybag

Setelah anda menentukan metode mana yang akan anda gunakan tanam bibit dengan sangat hati-hati. Jangan sampai ada biji cabe yang tertanam terlalu dalam. Hal ini, akan memperlambat tumbuhnya bibit dan sulit pada saat pemindahan nya.

Perawatan Bibit dalam Menanam Cabe Rawit

Lanjut ke proses yang paling rumit dalam pembuatan bibit cabe, yaitu perawatan bibit. Kondisi benih yang masih sangat rentan terkena penyakit menjadi penyebab proses ini sulit.

Di dalam proses ini anda harus memperhatikan pertumbuhan benih secara maksimal.

Hal-hal yang harus di perhatikan di antaranya yaitu :

  • Penyiraman benih secara rutin dan teratur
  • Pemupukan dengan dosis rendah
  • Menjaga benih dari hewan pwngganggu
  • Menjaga benih dari tanaman pengganggu

Proses Menanam Cabe Rawit

Waktunya proses penanaman, setelah bibit dan lahan telah siap giliran proses yang menyebalkan ini. Di proses ini, anda harus menyiapkan ketekunan yang ekstra karena di sini prosesnya tidak bisa sekaligus. Di tambah pemilihan waktunya harus tepat.

Untuk itu di sarankan untuk memperhitungkan waktu sesuai musim yang berjalan di awal anda menanam.

Nah, berikut hal hal yang harus anda perhatikan:

Alat yang di gunakan untuk menanam Cabe Rawit

Untuk bisa menanam secara normal anda membutuhkan alat-alat berikut:

  • Cangkul/singkup kecil
  • Ember/wadah sejenisnya
  • Ukuran

Jarak tanam dalam menanam Cabe Rawit

Nah, setelah semua bahan dan alat sudah terkumpul waktunya penentuan jarak antara pohon cabe.

Jarak yang di gunakan biasanya menyesuaikan kondisi air dan musim yang sedang berjalan.

Untuk lebih jelasnya perhatikan hal berikut :

  • Di musim panas jarak tanam cabe di perdekat,
  • Di musim hujan sebaliknya,

Dua hal di atas berfungsi sebagai penyesuai suhu dan menormalkan penyerapan air oleh sinar matahari dan tanah

  • Jarak tanam biasanya 25 – 40 X 15 – 30

Dari poin-poin di atas pilihlah salah satunya dan terapkan pada penanaman anda. Di sini bukanlah ukuran-ukuran seharusnya, jika anda ingin menggantinya anda bisa memilih sesuai keinginan anda. Yang paling penting anda harus memikirkan keputusan anda secara matang.

Cara mengurus tanaman Cabe Rawit

Setelah penanaman selesai waktunya pengurusan tanaman. Biasanya, tanaman cabe rawit memiliki waktu tumbuh dari di pindahkan ke kebun sampai panen sekitar 2,5 – 3 bulan.

Nah di masa-masa menunggu panen tentunya anda harus mengurusnya secara maksimal dan teliti. Di mulai dari hal yang paling kecil sampai ke yang paling besar harus anda perhatikan sebelum hasil panen nanti rusak.

Berikut hal-hal yang harus anda perhatikan dalam pengurusannya:

Penyiraman tanaman

Menyiram cabe rawit
Penyiraman Tanaman Cabe

Lakukanlah penyiraman tanaman cabe secara rutin, paling tidak dua kali dalam se minggu. Tapi, anda juga harus menjaga jangan sampai menyiram tanaman cabe terlalu sering karena bisa menyebabkan akar cabe membusuk.

Selain penyiraman, ada juga metode pemberian air pada tanaman dengan cara menggenang kan air di kebun. Hal ini bisa anda lakukan tapi dengan batasan-batasan tertentu. Jika anda ingin mempraktek kan metode ini cukup memakainya sekali dalam se minggu.

Fungsi penyiraman air pada kebun tanaman cabe adalah sebagai penyejuk tanaman. Selain itu penyiraman juga berfungsi sebagai penggembur tanah supaya akar mudah menjalar di dalam tanah.

Di sisi lain, air bukan hanya menjadi kebutuhan pokok manusia saja. Tapi, air juga merupakan kebutuhan pokok tanaman.

Pemberian pupuk

Setelah tanaman cabe bertahan cukup lama di kebun, kualitas kesuburan tanah pasti akan berkurang. Nah, di sinilah anda harus menambahkan pupuk sebagai pelengkap kekurangan kesuburan tanah.

Pupuk yang anda gunakan bisa berupa pupuk organik maupun pupuk kimia.

Jika anda ingin menggunakan pupuk organik atau pupuk kompos, anda bisa membaca panduan nya di (Cara membuat pupuk kompos).

Tapi, jika anda lebih memilih menggunakan pupuk kimia anda bisa membacanya juga (di sini).

Penanggulangan hama             

tidak hanya berhenti sampai di penggunaan pupuk, anda juga harus memperhatikan kualitas tanaman cabe anda. Hal yang harus anda perhatikan adalah, apakah tanaman anda terkena penyakit atau tidak?

Untuk itu, anda harus mengenal jenis jenis hama dan cara membasminya.

Berikut jenis-jenis hama dan cara membasmi nya :

  • Layu

Tanaman Cabe layu menjadi salah satu penyakit yang sangat umum di kalangan percabean. Penyebab utama penyakit ini adalah bakteri ralstonia solanacearum, jamur fusarium sp, jamur phytophtora capcisi, dan nematoda meloidogyne.

Untuk membasmi hama-hama ini anda bisa menggunakan nutrisi nitrogen (N).

  • Busuk buah

Busuk buah pada cabe di sebabkan karena lalat buah sering hinggap di sana.

Untuk membasmi nya anda bisa menggunakan perangkap lalat untuk mengurangi hama lalat.

  • Busuk akar

Penyebab busuk akar pada tanaman cabe adalah karena kondisi lahan yang kurang baik sehingga menyebabkan pengendapan air di dalam tanah yang lama.

Cara menanggulanginya dengan mengurangi dosis penyiraman tanaman.

  • Bercak daun

Bercak daun pada tanaman cabe terjadi karena adanya serangan hama kutu daun.

Untuk membasminya anda bisa menggunakan fungsida depan, untuk jenis dan produk fungsidanya anda bisa memilihnya sendiri.

  • Pohon kering

Pohon atau tanaman kering pada cabe terjadi karena kurangnya pasokan air dan terjadinya kekeringan dalam jangka panjang.

Untuk menanggulanginya anda harus mencegahnya sebelum anda memantapkan untuk membuat kebun, yaitu dengan mencari tempat yang sesuai.

  • Buah mudah jatuh

Penyebab buah mudah jatuh pada tanaman cabe terjadi karena kurangnya unsur hara, lalat buah yang mengganggu, kadar air berlebih, kekurangan air, dan curah hujan tinggi.

Untuk penaggulangannya anda harus menemukan terlebih dahulu penyebab utamanya terjadi buah jatuh.

  • Keriting daun

Keriting daun pada tanaman cabe terjadi biasanya karena adanya gangguan dari hama thrips, hama tungau, dan hama aphids.

Untuk menanggulanginya anda bisa menggunakan serangga untuk memangsa hama tersebut. Anda juga bisa menggunakan racun pembunuh hama tersebut.

Cara panen tanaman Cabe Cawit

Di dalam pemanenan Cabe Rawit tidak sembarangan. Untuk bisa lebih maksimal dalam proses pemanenan biasa anda praktekkan teknik teknik di dalam Video di bawah.

Tapi, jangan terpaku dengan teknik-teknik dalam video, coba lancarkan dulu teknik pemanenan yang anda kuasai.

Untuk mengetahui cara panen cabe rawit secara jelas coba lihat video di bawah :

Mungkin hanya itu yang bisa saya tulis, Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: