12 Sistem dan Anatomi Tubuh Manusia Lengkap dengan Penjelasannya

Anatomi tubuh Manusia – Halo teman-teman, jumpa lagi nih di portal kami. Portal penuh inspirasi, motivasi, dan ilmu pengetahuan. Di artikel kali ini admin mau bahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan tubuh nih.

Tepatnya, di pembahasan kali ini admin mau bahas mengenai Anatomi tubuh Manusia. Pasti semua udah pada tahu kan? Apalagi kalian yang sekolahnya megang jurusan Biologi, yang namanya Anatomi tubuh Manusia pasti sudah sangat akrab di telinga kalian.

Kemudian Anatomi tubuh juga mengenal akan Anatomi tubuh Manusia akan membuat kita mengerti tentang struktur dan sistem tubuh kita sendiri. Sehingga dengan ini kita bisa menjaga kesehatan lebih ekstra.

Sangat banyak ilmuwan yang menyumbangkan ilmu anatomi ini kepada banyak kalangan. Salah satunya ilmuwan muslim yang juga ikut menyumbangkan ilmu kedokterannya tidak kalah banyak.

Berikut adalah anatomi tubuh manusia bagian dalam, luar, perempuan, dan juga laki-laki.Menjelaskan tentang bagian tubuh asli dan pembagian-pembagiannya. Baik wanita maupun laki-laki dewasa lengkap dengan struktur tulang lengkap dan susunan organ fisiologi.

Baca juga:

Tapi buat kalian yang masih belum tahu atau ingin tahu bisa mempelajarinya di sini. Perhatikan, fokus, dan serap ilmunya secara baik ya teman-teman. Berikut ulasan lengkapnya:

Pengertian Anatomi Tubuh

Pengertian anatomi tubuh manusia

Anatomi tubuh merupakan suatu studi atau ilmu pengetahuan yang di dalamnya menkaji lebih dalam mengenai struktur-struktur yang ada pada tubuh manusia. Selain itu, ada juga yang mengartikan bahwa anatomi tubuh manusia yaitu pengkajian ilmiah mengenai morfologi tubuh pada manusia.

Oleh karena itu, masalah yang membahas mengenai Anatomi tubuh Manusia sangat erat kaitannya dengan molekul ke tulang. Hal ini dikarenakan adanya interaksi fungsional yang membentuk satu kesatuan.

Terdapat sangat banyak susunan organ pada tubuh manusia yang nantinya akan membentuk sebuah sistem yang dinamakan sistem organ.

Ada sekitar 12 sistem yang berjalan pada tubuh manusia diantaranya:

  • Sistem Peredaran Darah (kardiovaskular)
  • Sistem Pencernaan
  • Sistem Endokrin
  • Sistem Kekebalan (imun)
  • Sistem Limfatik
  • Sistem Otot
  • Sistem Saraf
  • Sistem Reproduksi (sekresi)
  • Sistem Pernapasan
  • Sistem Kerangka
  • Sistem Ekskresi (urin)

Dari ke 12 poin ini masing-masing memiliki beberapa organ yang masing masing memiliki peranan masing-masing.

Berikut adalah anatomi tubuh manusia bagian dalam, luar, perempuan, dan juga laki-laki.Menjelaskan tentang bagian tubuh asli dan pembagian-pembagiannya. Baik wanita maupun laki-laki dewasa lengkap dengan struktur tulang lengkap dan susunan organ fisiologi.

Berikut penjelasan mengenai sistem-sistem yang berjalan pada tubuh manusia:

Sistem Peredaran Darah (Kardiovaskular)

Sistem peredaran darah manusia

Yang pertama adalah sistem peredaran darah, sistem ini bekerja dalam setiap tubuh manusia. Sistem kerjanya yakni menyebarkan sebuah zat dari satu sel ke yang lain lain. Kemudian, sistem ini juga memiliki fungsi untuk menyetabilkan keadaan suhu tubuh dan pH pada manusia.

Bagian utama yang menjadi pemicu beredarnya darah ke seluruh tubuh manusia adalah dengan adanya jantung. Yang mana kita tahu jantung ini di bagian dalamnya memiliki sekitar 4 bagian ruang, yakni:

  • Serambi kiri,
  • Bilik kiri,
  • Serambi kanan, dan
  • Bilik kanan

Masing masing serambi dari kedua sisi baik kiri ataupun kanan memiliki saluran yang menghubungkan satu sama lain. Hubungannya yaitu serambi kiri ke bilik kiri dan serambi kanan ke bilik kanan.

Bekerjanya jantung pada manusia sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup manusia. Selain itu, keadaan saluran dan sel-sel yang ada juga menunjang untuk penyebaran darah secara optimal.

Sistem kerjanya kurang lebih yaitu mengangkut oksigen dari paru-paru menuju ke sel dan di arah yang berlawanan akan mengangkut karbon dioksida.

Kemudian mengangkut nutrisi yang terpusat pada sistem pencernaan. Contohnya lemak, gula dan protein yang nantinya akan dihantarkan dan dikonsumsi tubuh. Tentunya yang dikonsumsi ini akan menyesuaikan tubuh juga.

Sistem Pencernaan (Digestive System)

Sistem pencernaan manusia

Kemudian sistem pencernaan, sistem ini adalah sebuah pengaturan yang memiliki kaitan erat pada pemrosesan makanan. Cara kerja sistem ini adalah menerima setiap makanan yang dikonsumsi manusia dan mengolahnya sehingga bisa menghasilkan sebuah energi ataupun nutrien.

Dari makanan yang dikonsumsi manusia tidak semua akan menjadi energi atau nutrian, ada juga yang masuk pada bagian sampah. Yang dimaksud sampah disini adalah sisa dari makanan yang zat pentingnya diproses menjadi energi dan nutrien.

Untuk lebih jelasnya, sistem pencernaan adalah pengaturan tubuh yang berfungsi untuk menerima, memproses, menyerap dan memilah serta membuang bekas serapan makanan yang dikonsumsi.

Yang masuk ke dalam kategori sistem pencernaan memiliki dua poin penting yakni:

  • Saluran pencernaan

Saluran pencernaan pencernaan adalah sebuah tempat berbentuk tabung yang memiliki otot-otot disemua sisinya. Saluran ini nantinya akan menerima makanan yang dikonsumsi lalu memperoses dan menyerap zat pentingnya lalu disalurkan ke pembuluh darah.

Sedangkan untuk bagian yang tidak diserap maka akan dibuang melalui anus. Berikut organ-organnya:

  • Mulut,
  • Faring,
  • Esofagus,
  • Lambung,
  • Usus halus, dan
  • Usus besar

Kemudian setelah melewati  bagian-bagian dari poin di atas sisanya akan disalurkan melalui anus.

  • Organ pencernaan tambahan (aksesoris)

Bagian organ ini memiliki fungsi yang tidak kalah penting dari sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan organ pencernaan memiliki peran sebagai pembantu sistem pencernaan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.

Misalnya seperti gigi, lidah, kantung empedu, kelenjar-kelenjar pencernaan, dan juga pankreas.

Gigi memiliki peranan sebagai pengunyah makanan sehingga membuat makanan lebih mudah melewati saluran-saluran. Kemudian untuk mempermudah pencernaannya dibantu juga dengan cairan-cairan kelenjar ludah dan hati lalu cairan empedu.

Pada akhirnya semua cairan kelenjar dan cairan empedu yang membantu proses pencernaan akan ikut terbuang bersamaan dengan terbuangnya sisa dari penyerapan makanan.

Sistem Endokrin

Sistem endokrin pada manusia

Kemudian sistem endokrin, sistem ini adalah sebuah kontrol dari kelenjar yag nantinya akan menghasilkan hormon. Yang mana semua ini telah tersirkulasi di dalam tubuh setiap manusia. Kemudian selanjutnya akan memiliki pengaruh pada organ-organ yang lainnya.

Jika diibaratkan, hormon ini bagaikan seduah media yang berfungsi untuk membawa pesan. Nantinya hormon ini akan mengalir diabwa oleh aliran darah dalam tubuh menuju sel-sel. Dan nantinya, hormon ini akan dirubah menjadi sebuah tindakan.

Yang termasuk kedalam bagian kelenjar endorkin adalah kelenjar troid, kelenjar himofise, paratoroid, hipotalamus, pineal, dan juga adrenal.

Sedangkan untuk kelenjar-kelenjar dalam saluran gastroinstestin lalu kelenjar eksokrin seperti ludah dan keringat tidak dimasukkan dalam proses ini.

Untuk lebih jelasnya kita bisa mempelajari sendiri melalui sebuah studi mengenai kelenjar endokrin ini yakni  endokrinologi. Ilmu ini akan mencakup lebih dalam mengenai penyakit dalam dibanding yang lainnya.

Sistem Imun (Kekebalan)

Sistem imun pada manusia

Kemudian yaitu sistem imun atau kekebalan tubuh, sistem ini bekerja di dlam tubuh sebagai pelindung (tameng). Lebih jelasnya, sistem ini menjaga tubuh dari segala macam serangan penyakit seperti bakteri, virus, dan juga parasit.

Selain itu, sistem imun juga bekerja untuk melawan atau menghadang setiap zat asing yang menyerang tubuh. Selain itu, sel-sel yang nantinya akan bertransfarmasi menjadi tumor juga akan menjadi target penangkalannya.

Peranan sistem imun dalam tubuh dimulai dari bagian tubuh paling luar, yaitu kulit. Kemudian permukaan mukosa pencernaan, dan juga permukaan mukosa saluran pernapasan. Ini adalah pertahanan tubuh bagian pertama.

Untuk pertahanan tubuh baguian ke dua yaitu yang biasa disebut sistem imun adaptif. Memang, jika dibandingkan kedua sistem ini hampir sama, hanya saja hakikatnya berbeda.

Di dalam kerjanya, sistem imun memiliki beberapa tahapan dalam pemusnahan dan penangkalan zat-zat berbahaya bagi tubuh.

Sistem Indera

Sistem indera pada manusia

Selanjutnya sistem indera, yakni sebuah sistem yang memiliki fungsi sebagai alat untuk menerima rangsangan yang ditimbulkan dari lingkungan luar atau lingkungan sekitarnya.

Di dalam anggota tubuh manusia ada sekitar 5 indera yang aktif dan memberikanmanfaat bagi kehidupan manusia. Ke 5 indera ini memiliki nama lain yaitu panca indera.

Berfungsinya indera dibantu oleh alat yang biasadisebut sebagai alat indera. Berikut indera indera dan alat indera yang berada dalam tubuh manusia:

  • Indera penglihatan yang dijalankan oleh mata
  • Indera pendengaran yang dijalankan oleh telinga
  • Indera penciuman yang dijalankan oleh hidung
  • Indera perasa yang dijalankan oleh lidah
  • Indera peraba yang dijalankan oleh kulit

Sistem Integumen

Selanjutnya adalah sistem integumen, yakni sebuah sistem yang memiliki peranan sangat penting dalam tubuh manusia.  Hal ini dikarenakan karena sistem ini berfungsi sebagai media untuk memisahkan, melindungi, dan memberikan informasi terhadap tubuh terhadap lingkungannya.

Karena hal inilah mengapa sistem integumen temasuk salah satu bagian yang sangat penting dan merupakan bagian yang paling besar.

Di sebut bagian yang sangat besar karena sistem ini mencakup pada kulit, rambut, bulu, kuku, sisik, dan juga termasuk semua jenis kelenjar keringat dan juga lendir-lendir. Kata integumen berasal dari kata latin yakni integumentum yang memiliki artian penutup.

Sistem Limfatik

Sistem limfatik pada tubuh manusia

Sistem selanjutnya adalah sistem limfatik, yakni sebua sistem yang memiliki  fungsi sebagai saluran sirkulasi. Nantinya saluran sirkulasi ini akan mengalirkan getah bening atau limfa yang berada di seluruh tubuh.

yang dinamakan dengan limfa ini bersumber dari plasma darah yang menuju ke jaringan sekitarnya dan berasal dari sistem kordivaskular. Kemudian cairan ini akan disalurkan ulang ke dalam sistem sirkulasi setelah sebelumnya dikumpulkan oleh sestem limfa dengan menggunakan proses difusi.

Selebihnya untuk fungsi dari sistem limfa yakni:

  • Memusnahkan sat-sat yang sifatnya antibodi
  • Membawa limfosit
  • Membawa lemak emulsi dari usus
  • Menyaring dan menghilangkan seluruh organisme untuk menghalangi terjadinya penyebaran
  • Mengembalikan cairan, protein yang berada pada jaringan menuju ke seluruh tubuh

Sistem Otot

Sistem otot

Kemudian sistem otot, Sistem otot adalah sebuah pengaturan tubuh yang didalamnya terdapat fungsi untuk mengijinkan setiap manusia untuk melakukan pergerakan. Otot-otot ini memiliki sambungan pada sistem syaraf. Hanya saja ada beberapa sistem otot yang dapat bergerak secara otonom.

Sistem otot pada manusia

Menurut ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang perototan, ada sekitar  650 otot yang terdapat dalam tubuh manusia. Dari ke 650 otot ini memiliki pembagian besar yakni kedalam tiga jenis yakni:

Otot Lurik/Otot kerangka

Otot kerangka adalah semua jenis otot yang tempatnya melekat erat pada kerangka (tulang). Selain itu otot kerangka ini memiliki nama lain yaitu otot lurik. Mengapa bisa disebut otot lurik? Hal ini dikarenakan keterlihatannya jika dilihat dari samping memiliki pola garis-garis memanjang yang berasal dari serat otot.

Semua garis serat yang terdapat pada setiap otot adalah serabut serabut otot itu sendiri.  Seluruh serabut otot akan selalu tersusun dengan pola yang sejajar.

Otot Polos

Otot polos adalah susunan otot yang terletak pada setiap dinding pembuluh darah, dinding saluran pencernaan, ovarium, dan paru-paru. Otot polos ini memiliki bentuk memanjang dan kedua ujungnya meruncing. Selain itu, didalam otot ini juga ada nukleus yang berada tepat ditengah-tengahnya.

Otot polos ini memiliki sifat lebih kecil homogennya dibanding otot dengan serabut pada otot lurik. Otot ini bekerja begitu lambat dalam menerima rangsangan, tapi walaupun begitu ototini memiliki sifat anti lelah. Kemudian otot ini juga bekerja secara otomatis atau dalam kata lain bekerja dibawah saraf tak sadar.

Otot Jantung

Untuk otot jantung memiliki fungsi dan letak yang tak jauh dengan namanya. Yakni sebagai penggerak jantung setiap manusia, dan memiliki letak hanya pada jantung saja. Bentuk otot ini jika kita lihat hampir sama dengan otot lurik, hanya saja percabangannya terletak di tengah yang berupa nukleus itu.

Sama seperti otot polos, otot jantung juga bekerja dibawah pengaruh saraf tak sadar. Hanya saja otot ini memiliki reaksi yang cepat terhadap setiap rangsangan.

Sistem Saraf

Sistem saraf pada manusia

Sistem saraf adalah serabut serabut saraf yang tersusun, yang mana berasal dari sel-sel saraf. Semua sel-sel saraf yang membentuk serabut saraf ini saling terhubung satu sama lain. Selain itu esensial juga terdapat dalam kondisi sistem ini.

Nantinya, setelah semua terbentuk akan ada reaksi untuk persepsi sensoris indrawi, aktivitas motorik volunter dan juga involunter jaringan tubuh atau organ.

Sistem saraf ini memiliki fungsi sebagai penerima, pengumpul, pemroses dan pengirim segala informasi yang terdapat dalam otak dan juga saraf. Berjalannya saaraf ini berdasar pada dua inti, yaitu otak dan sumsum tulang belakang.

Sedangkan untuk istilah saraf otonom ataupun saraf sistematis itu termasuk kedalam bagian sistem saraf tepi. Sistem saraf ini hanya bertugas untuk menyampaikan rangsangan yang berada pada reseptor untuk nantinya di resppon oleh organ tubuh manusia.

Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi

Selanjutnya adalah sistem reproduksi, yakni sebuah kinerja tubuh yang memiliki peranan penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Lebih jelasnya lagi, untuk keberlangsungan hidup dalam hal penambahan keturunan.

Berjalannya sistem reproduksi yang ada pada manusia dipicu oleh adanya bagian-bagian penting untuk proses reproduksi.

Kemudian, sistem ini juga disebut-sebut sebagai interaksi organ yang membentuk rangkaian yang nantinya untuk perkembangbiakan manusia.Contohnya manusia, untuk bisa menjalankan sistem reproduksi harus ada dua bagian yang menjadi pokoknya.

Terbilang sel sperma dan juga indung telur merupakan dua bagian paling penting dalam berjalannya sistem ini. Nantinya setiap hasil campuran dari kedua sel ini akan berkembang biak didalam rahim.

Pada perempuan, yang menjadi alat reproduksinya yaitu rahim, sel telur, dan juga liang senggama. Sedangkan pada laki-laki, yang menjadi slat untuk menjalankan proses dari sistem reproduksi adalah adanya testis dan juga hormon testosteron.

Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan

Selanjutnya adalah sistem pernapasan, sistem ini adalah sebuah media yang berguna untuk pertukaran udara atau gas dalam tubuh manusia. Biasanya, sistem pernapasan ini merupakan alat untuk menarik oksigen, menampung, memproses, dan juga mengeluarkan karbon dioksida.

Setiap makhluk hidup yang ada di muka bumi ini masing-masing memilikisistem pernafasannya sendiri. Hal ini dikarenakan sistem pernafasan didalam setiap makhluk hidup itu berbeda-beda.

Dalam memproses terjadinya sistem pernafasan, sedikitnya ada dua poin penting yakni:

Pernapasan Dada

Didalam pernapasan dada memiliki dua fase yang pasti akan terjadi yaitu:

  • Fase inspirasi. Yaitu fase yang berawal dari berkontraksinya otot-otot yang ada pada rongga-rongga tulang rusuk. Sehingga dengan otot ini rongga-rongga akan bisa mengembang dan membuat rongga dada menjadi lebih kecil mengecil sesuai dengan kontraksi yang digerakkan oleh manusia. Selanjutnya dengan kontraksi ini akan masuk oksigen-oksigen yang beasal dari alam bebas.
  • Fase ekspirasi. Yaitu tahapan dimana semua otot-otot yang tegang karena menarik udara dari luar kembali seperti semula. Oleh karena itu tahapan ini biasa disebut juga fase relaksasi.

Pernapasan Perut

Selanjutnya yang berjalan dalam sistem pernapasan adalah paernapasan perut. Didalam pernapasan perut juga sama dengan pernapasan dada, yaitu memiliki dua proses yang saling berkesinambungan. Yaitu:

  • Fase inspirasi. Fase ini sama dengan fase inspirasi bagian dada, hanya saja yang terpusat untuk menjadi inti pengumpulan energi adalah di bagian perut. Oleh karena itu bagian perut dan bagian dada lah yang akan mengembang.
  • Fase ekspirasi yaitu fase dimana bagian tubuh yang mengembang karena penarikan udara kembali ke ukuran normal.

Sistem kerangka

Sistem kerangka

Selanjutnya adalah sistem kerangka, sistem kerangka adalah sebuah sistem yang berjalan dalam tubuh manusia dengan fungsi untuk mendukung berjalannya fisik pada makhluk hidup.

Ada sekitar tiga tipe kerangka yang ada dalam tubuh manusia diantaranya yaitu:

  • Internal
  • Eksternal
  • Basis cairan (Rangka hidrostatik)

Rangka tubuh yang ada panusia semuanya terbentuk dari tulang yang berbentuk tunggal atau juga rangka gabungan. Biasanya ada sekitar 206 rangka yang berada pada tubuh manusia dewasa. Tapi, ini bukan jumlah yang pasti, kadang ada yang lebih sedikit dan kadang ada juga yang lebih banyak.

Kerangka tubuh yang ada pada manusia memiliki berbgai fungsi yaitu sebagai pelindung organ tubuh dalam, penahan tubuh supaya tidak rubuh, pergerakan tubuh, tempat pembuatan sel-sel darah, tempat melekatnya otot dan lain-lain.

Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi pada manusia

Sistem ekskresi adalah sebuah sistem yang berfugsi sebgai pengontrol dan pembuang zat-zat pada makhluk hidup. Misal karbon dioksida, urea, toksin, urine, keringat, dan lainnya. Ada banyak organ yang membantu perjalanan proses sistem ekskresi ini. Diantara organ-organnya yaitu sebagai berikut:

  • Organ yang memiliki fungsi sebagai pengontrol keluarnya urine dari dalam tubuh manusia.
  • Yaitu organ yang memiliki fungsi sebagai zat –zat warna empedu yang biasa kita kenal dengan zat urea.
  • Yaitu bagian tubuh paling luar yang mana kulit ini memiliki lubang pori-pori. Dan lubang-lubang pori-pori ini berfungsi sebagai pengontrol keluarnya keringat dari dalam tubuh.
  • Paru-paru. Yaitu organ dalam tubuh yang berfungsi sebagai pemroses udara untuk nantinya mengambil oksigen. Setelah oksigen masuk dan diproses dalam organ lain maka paru-paru akan mengeluarkan sisa uap air atau karbon dioksida dalam tubuh.

Kesimpulan Mengenai Anatomi Tubuh Manusia

Sebagaimana kita tahu, pembahasan ini mengenai sistem-sistem yang berjalan dalam tubuh manusia. Lebih jelasnya membahas mengenai Anatomi tubuh manusia.

Oleh karena itu, setiap-sistem yang berjalan dalam tubuh kita adalah menjadi penunjang keberlangsungan hidup. Dengan itu bisa kita urutkan lagi baahwa menjaga tubuh itu penting.

Dengan berjalannya sistem-sistem dalam tubuh kita secara baik, maka menjadi penanda bahwa badan kita sehat. Dengan kesehatan yang kita miliki berarti kita bisa menjaga kelancaran setiap sistem yang berjalan dalam tubuh kita.

Pentup

Mungkin sekian pembahasan mengenai Anatomi tubuh manusia, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Kalau teman-teman ada kritik, saran, ataupun komentar lainnya bisa mengisi kolom komentar di bawah. Jangan lupa baca terus artikel terbaru dan menarik dari kami. Sukses terus dan salam sejahtera.

Satu pemikiran pada “12 Sistem dan Anatomi Tubuh Manusia Lengkap dengan Penjelasannya”

  1. situs ini bagus ;
    Karena ini sifatnya utk edukasi – pengguna situs anak usia sekolah yg tdk tertutup kemgknan dibuka oleh anak SD – SMP ; Mohon iklan yg terselip di pilih lebih bijak

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: